Showing posts with label Planet. Show all posts
Showing posts with label Planet. Show all posts

Saturday, 15 October 2011

Peneliti Harvard Temukan Planet "Invisible"

Peneliti dari Harvard University telah menemukan planet baru yang diberi julukan planet yang tidak terlihat atau invisible Planet.

Pimpinan peneliti Sarah A Ballard mengatakan, planet tersebut sebenarnya tidak benar-benar invisible, namun para ilmuwan Harvard menyimpulkan keberadaannya dengan dalih "Pengaruh Planet dapat mengerahkan planet lain".

Illustrasi

"Planet Invisible ini ditemukan dekat gugusan konstelasi Lyra yang terletak 650 tahun cahaya dari Bumi. Kemudian kami menjulukinya Kepler 19c," ujar Ballard, seperti yang dinukil dari The Harvard Crimson, Sabtu (17/9/2011).

Kepler 19c, lanjut mahasiswa pascasarjana Astronomi Harvard tersebut, memiliki orbit yang tidak teratur, planet tersebut menyelesaikan rotasinya selama lima menit atu lebih dari lima menit.

"Hal tersebut menunjukkan, gravitasi planet lainlah yang bisa menarik Kepler 19c sehingga menyebabkan inkonsistensi dalam orbit panjang. Berarti Kepler 19c terintimidasi oleh planet lainnya," Ballard menyimpulkan.

Dia mengatakan, penemuan Kepler 19c merupakan contoh penemuan kuat pertama dari sebuah metode yang sebelumnya tampak masuk akal walau dianggap hanya berupa teori.

"Seperti yang sudah dijelaskan, metodenya yakni melihat masa orbit planet baru yang dibandingan dengan planet terdekat. Metode ini pernah digunakan oleh astronom Alexis Bouvard yang mengidentifikasi Neptunus 150 tahun yang lalu," papar Ballard.

Untuk diketahui, penemuan Kepler 19c merupakan bagian dari misi Kepler NASA yang diluncurkan pada 2009 dengan misi utama menemukan planet asing di seluruh galaksi.


source

Wednesday, 5 October 2011

4 Dokumen Rahasia CIA tentang UFO

Jika kita suka nonton film The X-Files, maka bisa dikatakan bahwa film tersebut adalah implementasi dari kejadian nyata, di dunia nyata. Sudah bukan rahasia umum bahwa FBI adalah salah satu badan intelejen yang paling giat meneliti hal-hal atau fenomena aneh yang tidak bisa dijelaskan. Namun ternyata, bukan hanya FBI yang melakukan penelitian intelejen seputar fenomena aneh ini, ternyata CIA juga memiliki berbagai catatan penting rahasia yang berhubungan dengan berbagai Fenomena Aneh yang tidak dapat dijelaskan.

Berkat peraturan Freedom of Information Act (FOIA) Amerika serikat, maka berbagai dokumen rahasia alias clasified dari badan-badan rahasia USA seperti CIA bisa dipublikasikan ke publik. Setidaknya ada 240 dokumen yang terkena FOIA yang berhubungan dengan fenomena aneh, terutama dengan benda terbang. Ya, apa lagi kalo bukan UFO.

Berikut ini World Entertaiment tampilkan 4 dokumen atau 4 memo rahasia agen-agen CIA yang menampilkan informasi yang "mungkin" sangat berhubungan dengan Fenomena UFO.


Flying Sourcers (1 Juli 1952)
Memo ini dikirim oleh Agen Walter Bedell Smith (yang kemudian menjadi Direktur CIA) kepada direktur "Psychological Strategy Board CIA" yang tidak disebutkan namanya.

dokumen rahasia CIA tentang benda aneh
I am today transmitting to the National Security Council a proposal… in which it is concluded that the problems connected with unidentified flying objects appear to have implications for psychological warfare as well as for intelligence and operations…

I suggest that we discuss at an early board meeting the possible offensive or defensive utilization of these phenomena for psychological warfare purposes.

Translate :
Hari ini saya mengirim Proposal kepada Dewan Keamanan Nasional... dimana dapat disimpulkan bahwa masalah yang berhubungan dengan kemunculan benda terbang tidak di kenal implikasi untuk perang psikologis serta untuk intelijen dan operasi ...

Saya menyarankan agar kita membahas hal ini pada pertemuan dewan awal, tentang kemungkinan menggunakan utilitasofensif atau defensif terhadap fenomena ini untuk tujuan perang psikologis.


"Report of Unusual Flying Object Sightings and Attendant Scientific Activity" (17 April 1956)
Catatan ini dikirim oleh seorang kontak CIA yang beroperasi di Hungaria yang menggambarkan tentang fenomena piring terbang di wilayah Sovyet (dahulu) tersebut.
dokumen rahasia CIA tentang Alien
In November 1955 I received a letter from my niece in Budapest. This letter contained the following interesting item "[free translation]":

"The so-called flying saucers (rockets) "[sic]" for several weeks kept the people in a nervous state. These very fast speeding flyers kept scientific groups very busy. I'm sure you heard already from the papers, 12 thousand km per hour was estimated on these flyers."

Translate :
Di Bulan november 1955, saya menerima surat dari keponakan saya di Budapest. Surat tersebut mengandung hal-hal menarik berikut (terjemahan bebas)

Sesuatu yang disebut piring terbang (roket)[sic] untuk beberapa minggu telah membuat orang-orang dalam keadaan ketakutan. Benda terbang yang sangat cepat tersebut membuat grup ilmuwan menjadi sangat sibuk. Saya yakin anda telah mendengarnya dari koran. 12 ribu kilometer per jam adalah estimasi kecepatan benda ini.


"Unexplained Traveling Bright Light Seen in the Sky" (27 Oktober 1958)
Memo tersebut adalah tentang catatan kesaksian kejadian aneh di sekitar Leningrad (sovyet) yang dikirimkan oleh kontak tak bernama yang beroperasi di Uni Sovyet, yang menyebutkan tentang kemungkinan kejadian aneh tersebut adalah UFO (piring terbang).
dokumen rahasia CIA tentang UFO

About 10 PM on the night of 10 Jul 58, while enroute from Leningrad to Moscow by train, we saw a bright light in the air which was trailed by a long tail of black smoke. It was much too bright for a plane. It may have been five to 15 miles distant and was under ten thousand feet above ground.

We inquired of our guides what it was but got only a [unintelligible] reply that it was probably a flying saucer. The guide was 'Ivanov' who had been with a party of which I was a member on a previous trip. Whether he knew what it was could not be determined.

Translate:
Sekitar jam 10 malam, 10 Jul 58, saat dalam perjalanan dari Leningrad ke Moskow dengan kereta api, kami melihat cahaya terang di udara yang memiliki ekor asap hitam yang panjang. Benda itu terlalu terang untuk sebuah pesawat. benda tersebut sekitar 15 mil jaraknya dan terbang di bawah sepuluh ribu kaki di atas tanah.

Kami bertanya kepada pemandu kami apa itu, tapi hanya ada 1 jawaban yang bisa kami mengerti [dipahami]  bahwa itu mungkin sebuah piring terbang. Pemandu ini 'Ivanov' adalah orang yang menjadi anggota pada perjalanan saya sebelumnya. Apakah dia tahu apa itu tidak dapat ditentukan.


"Sighting of Unusual Object" (16 Desember 1960)
Catatan ini dibuat oleh seseorang di suatu tempat dekat "Sungai Detroit. Beberapa bagian atau alinea laporan ini dihapus (entah apa maksudnya).
dokumen rahasia CIA

At about 6:54 pm Wednesday 14 December 1960… I looked out to the left (about due east) and saw an object that looked like a meteor except that it was extremely large and almost like a disc, not like a point of light. It was a greenish light (just off white), but green and quite visible to me…

It eventually burned out before it got to the ground. The thing which astonished me about it was that it is not the meteorite season and it was much bigger than anything I had ever seen. It was definitely incandescent, and of a very high temperature…

Translate :
Pada sekitar 6:54 Rabu 14 Desember 1960 ... Saya melihat keluar ke kiri (sekitar arah timur) dan melihat sebuah benda yang tampak seperti sebuah meteor kecuali bahwa benda itu sangat besar dan hampir seperti cakram, tidak seperti titik cahaya. Benda itu mengeluarkan cahaya kehijauan, tapi hijau dan cukup terlihat oleh saya ...

Benda tersebut terbakar habis sebelum sampai ke tanah. Hal yang mengejutkan saya tentang itu adalah bahwa saat ini bukan musim meteorit dan itu jauh lebih besar dari apa yang pernah saya lihat. Ini benar-benar pijar, dan suhu yang sangat tinggi ...

Walau 5 catatan rahasia diatas tidak secara eksplisit menyebutkan tentang bukti keberadaan UFO, namun diyakini sebenarnya ada dokumen-dokumen lain yang menggambarkan dengan jelas keberadaan UFO yang dimiliki oleh CIA. Entahlah.

source

Saturday, 17 September 2011

2016, Hotel Luar Angkasa Siap Dihuni

CALIFORNIA - Sebuah perusahaan Rusia menawarkan jasa 'hotel' luar angkasa komersil bagi penduduk sipil yang berkeinginan untuk menikmati liburan di luar angkasa.

Seperti yang dikutip dari Mashable, Jumat (19/8/2011), jaman pariwisata luar angkasa sudah hampir tiba. Jika Anda memiliki uang USD1 juta, maka bisa mencoba penginapan luar angkasa selama lima hari di hotel luar angkasa yang dibangun oleh perusahaan Orbital Technologies.

Commercial Space Station

Pengunjung akan diantar ke Commercial Space Station yang berjarak 217 mil di atas Bumi dengan menggunakan roket Soyuz. Sesampainya di sana, maka anda bergabung dengan enam turis lainnya (stasiun tersebut belum bisa menampung banyak turis).

Fitur yang menjadi andalan Commercial Space Station mungkin adalah tingkapan di sisi kapal, yang memungkinkan pengunjung untuk melihat pemandangan Bumi dan bintang-bintang.

Meski biaya perjalanannya masih sangat mahal untuk penerbangan komersil (USD1 juta), para pengamat berharap bahwa dengan diluncurkannya 'paket pariwisata' tersebut dapat memicu tumbuhnya perusahaan-perusahaan dengan jasa pelayanan serupa.

Sampai saat ini dilaporkan sudah ada 9 perusahaan swasta yang siap meluncurkan paket liburan ke luar angkasa, sehingga nantinya akan muncul iklim bisnis baru yang lebih kompetitif dan ramah bagi kantong konsumen.

source

Saturday, 23 July 2011

Top 10 Fenomena Penuh Misteri di Luar Angkasa

1. Tabrakan Antar Galaksi
Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.
Credit: F. Summers/C. Mihos/L. Hemquist

2. Quasar
Quasar
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.
Credit: NASA-MSFC

3. Materi Gelap (Dark Matter)
Materi Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.
Credit: Andrey Kravtsov

4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.
Credit: Henze/NASA

5. Energi Vakum
Energi Vakum
Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.
Credit: NASA-JSC-ES&IA

6. Mini Black Hole
Mini Black Hole
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.
Credit: NASA-MSFC

7. Neutrino
Neutrino
Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan
yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.
Credit: Jeff Miller/NSF/U. of Wisconsin-Madison

8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.
Credit: ESO

9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).
Credit: NASA/WMAP Science Team

10. Antimateri
Antimateri
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.
Credit: Penn State U. /NASA-MSFC